KAYUTREJO.NGAWIKAB.ID – Badai Siklon Tropis Seroja yang menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor telah meluluhlantahkan sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan ekskalasi ringan, sedang dan berat. Gubernur NTT Josef Nae Soi dalam sesi konferensi pers (virtual) senin malam menyebutkan, “Seluruh daerah NTT terdampak banjir & tanah longsor, sebanyak 2.226 Gardu PLN juga padam, 8 Kabupaten terdampak dengan ekskalasi berat : 1.Kabupaten Flores Timur. 2.Kabupaten Lembata. 3.Kabupaten Kupang 4.Kota Kupang. 5.Kabupaten Alor. 6.Kabupaten Malaka. 7.Kabupaten Sabu. 8.Kabupaten Raijua

Dewan Pimpinan Daerah NTT minta pemerintah untuk menetapkan status tanggap darurat bencana NTT untuk percepat penanganan bencana.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerangkan sampai senin malam jumlah korban meninggal 84 jiwa, 71 orang masih dalam pencarian.Kemensos salurkan bantuan Logistik Rp. 1,2 Miliar Rupiah untuk tanggap darurat bencana NTT.Presiden Joko Widodo, dalam keterangan Pers mengucapkan Keprihatinan dan Duka mendalam kepada seluruh Masyarakat NTT dan memerintahkan kepada Dinas terkait untuk menambah Tim SAR dan mempercepat perbaikan infrastruktur terdampak banjir dan tanah longsor.Semoga saudara kita yang terdampak musibah di NTT tabah dan semoga tidak terjadi bencana lagi, Aamiin.

Share and Enjoy !

Shares